Pelatihan Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Di Kabupaten Nagan Raya
DOI:
https://doi.org/10.35309/dharma.v3i2.61Kata Kunci:
pelatihan, kekerasan, perempuanAbstrak
Kekerasan terhadap perempuan sudah dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat secara global. Hal ini dikarenakan pola kejadian kekerasan terus terjadi peningkatan setiap tahunnya, terutama di Indonesia. Ada sejumlah faktor risiko yang diduga berkaitan dengan kejadian kekerasan terhadap perempuan seperti tingkat pendidikan, keyakinan dan norma, kepribadian yang antisosial, ketidakpuasan perkawinan, konsumsi alkohol dan lainnya. Untuk dapat menurunkan kasus kekerasan terhadap perempuan yang terus meningkat, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui peningkatan pengetahuan kepada masyarakat. Pelatihan tentang penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dilakukan pada tanggal 19 Agustus 2021 selama satu setengah jam di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai unsur dan dilaksanakan dengan menggunakan metode tanya jawab setelah penyajian/ presentasi terlebih dahulu. Sebagian besar peserta menunjukkan animo dan semangat yang cukup baik saat presentasi dilakukan dan demikian pula saat sesi tanya jawab, dimana banyak perserta yang mengajukan pertanyaan dan menceritakan pengalaman mereka tentang kekerasan yang terjadi dilingkungan mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang kekerasan terhadap perempuan. Peserta yang hadir diharapkan dapat menularkan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kekerasan terhadap perempuan kepada masyarakat luas, terutama kepada orang-orang yang ada di lingkungan kerja dan tempat tinggal mereka.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Sufyan Anwar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

